Inilah 5 hal yang harus kamu lakukan agar lulus SBMPTN


SBMPTN alias Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan salah satu jalur masuk PTN yang bisa ditempuh oleh para calon mahasiswa. Menggantungkan nasib pada hasil SNMPTN terkadang berujung tragis, karena digantungin itu sakit, apalagi ama si doi (wait, what am I talking about?) oke back to our topic. Berawal dari pengalamanku (gapapa ya ngomongnya pakai aku kamu, biar lebih deket gituu) masa-masa pra SBMPTN dulu, aku pengen ngeshare tips tips yang insyallah manjur. Buat kamu yang  punya prestasi melejit, pintarnya selangit, mungkin SBMPTN adalah hal yang sepele untuk ditaklukkan, but... aku mendedikasikan artikel ini buat kamu yang punya mimpi tulus ingin menjadi salah satu dari agen pergerakan di universitas negeri impianmu, tapi masih kurang percaya dan rasanya sangat sulit karena membayangkan soal SBMPTN yang gak mudah, otak yang udah gak fokus, takut gak lulus, takut nganggur, dan  sebagainya. Aku tau rasanya, dan percayalah “Semua terlihat tidak mungkin hingga semuanya selesai” – Nelson Mandela.
Okeeee to the point ya aja ya, aku juga gamau ngabisin waktu kamu untuk ngebaca surat cinta pengantarku hehe. Beneran mau lulus di PTN? Serius ? oke, lakukan 5 tips di bawah ini :

1.      Semuanya Tergantung Bagaimana Kamu Berfikir Dan Berprasangka
Well, kamu hanya akan lulus jika kamu percaya pada diri kamu kalau kamu bisa lulus. Gimana otakmu bisa bekerja jika fikiran mu dipenuhi dengan hal negatif? Sekali lagi aku tekankan, kamu ga akan lulus jika fikiranmu, hatimu, anggapanmu terfokus bahwa kamu ga akan lulus. Kayanya sepele sih, tapi fikiran positif yang kita punya akan mengirimnya ke alam semesta dan alam semesta juga akan memberi energi positifnya kepada kita. Ga ngerti ? sama, awalnya aku juga ga ngerti maksudnya apa.  Tapi kamu akan ngerti pas udah ngerasain manfaatnya. Oke, mari kita hubungkan ama SBMPTN.
Just for sharing, satu tahun yang lalu aku berada di titik terendah. Aku lulusan SMK dengan jurusan yang  sangat berbeda dengan program studi yang pengen aku ambil. Tau sendiri kan ya, kurikulum mapel dasar SMK ama SMA itu beda dan yang diuji pas SBMPTN itu sesuai kurilulum SMA. Aku nyadarnya dua bulan sebelum tes, dan aku sempat kaget waktu iseng2 liat contoh soal yang rasanya jangankan mau jawab, belajar tentang itu aja aku belum pernah. At the time, aku juga menghadapi hal2 berat lainnya yang semakin mendukung ketidak mungkinan itu. gimana caranya menguasai materi 3 tahun SMK dalam waktu2 bulan ? di sisi lain soal SBMPTN itu disusun rumit dengan waktu yang minim ! it’s completely impossible for me. But I did it guys, I did it well !!!!
Yang aku lakuin adalah percaya, percaya bahwa aku bisa lulus. Ga peduli sekian banyak saingan, sekian tinggi passing grade, ga peduli betapa aku ga punya “modal”, I totally don’t care!! Yang aku tau, aku akan lulus, aku akan berusaha lulus as possible as I can, hasil ga akan mungkin menghianati usaha dan yang terpenting tuhan ga akan menyia-nyiakan aku(kita bahas ini lebih dalam nanti).
You know what did I do guys? Sometimes, pas aku benar-benar down, muak, rasanya capek karena materinya sulit dan kata tidak mungkin selalu menghantuiku, aku menyadarkan diriku (hehe kayak apa aja ya). Setiap mau mulai belajar, setiap lembar aku awali dengan kalimat “Aku bisa, aku hebat, waktunya cukup, aku akan lulus”. Jadi, setiap mau belajar dulunya aku awali dengan kata-kata itu dulu. Makin ragu aku, makin sering aku tulis.
Selain itu, aku bahkan ganti walpaper gadget, walpaper whatsapp ama foto kampus impian aku. Pernah suatu ketika salah satu teman aku ngeliat gadget aku dan heran “Kenapa walpapernya ini? kamu udah pasti lulus disini emangnya?” aku Cuma diam sambil tersenyum. What the hell? Ga penting banget kan, but I did it, I got it!! Kamu juga, kamu juga akan lulus ! kata mba Raisa : Percayalah !
                                                                                    

2.      Bukan seberapa pintar kamu sekarang, tapi seberapa berkualitas usahamu.
Oke langsung ke inti nya aja ya. Kamu lulus SBMPTN atau nggak, ga ada hubungannya dengan seberapa pintar atau seberapa bodohnya kamu. Ini pengalaman pribadiku. Aku yang sewaktu SMK ga pintar – pintar amat, nilai sekedar jadilah, ga ada prestasi apa- apa, tetap bisa lulus kok. Ini bukannya sombong ya, tapi aku  cuma pengen memotivasi teman-teman semuanya.
Loh kalau gitu berarti SBMPTN itu sebenarnya mudah ya? No ! ga ada yang mudah di dunia ini. SBMPTN itu berat, tapi kamu akan kuat, percayalah (#DilanmauikutSBMPTN). Kamu mau lulus PTN kan? Maka laluilah masa-masa sulit dan berat ini terlebih dahulu. Tapi kamu gak usah takut, hidup itu emang gak semudah dan seenak perut kita, tapi juga engga sesulit yang kita takutkan.
Jika saat ini kamu merasa ragu dan takut, cobalah sementara untuk mengabaikan perasaan itu. begitu selesai membaca artikel ini, langsung lakukan usaha-usaha berkualitas. Wait, sebenarnya usaha berkualitas itu maksudnya apa sih? Yap. Berusahalah dengan progres yang pasti dan terencana. Terlebih dahulu kamu harus tahu terlebih dahulu jurusan apa yang mau kamu ambil dan kampus mana  Kamu tuju. Jangan kelamaan dilema, it’s a really wasting time. Tips-tips yang memilih yang jurusan mana mungkin dapat kamu liat di blog lain, ada banyaak, tapi jangan malah tambah dilema ya hehe.
Setelah yakin dengan pilihan jurusan dan universitas yang akan kamu ambil, mulailah untuk mencari info sebanyak-banyaknya. Baik itu passing gradenya, kuotanya, dan lain-lain. Kemudian catat dan tempel di meja belajar kamu. Tapi jangan berlama-lama karena kamu harus mengalokasikan waktu kamu untuk hal yang sangat penting.
Inti sebenarnya adalah, belajarlah lebih giat, keras, dan tahan banting. Tapi ingat, bukan berarti 24 jam waktu kamu alokasikan untuk belajar kemudian lupa makan, lupa mandi, dan yang paling parah malah lupa shalat (bisa-bisa usaha kamu tidak akan diberkahi). Pandailah mengatur jadwal dan memprioritaskan hal yang lebih penting.
Hal yang pertama yang harus kamu lakukan adalah, temukanlah soal SBMPTN tahun sebelumnya baik yang TKD maupun yang TKPA. Soal2 kayak gitu bisa dengan mudah didownload di internet atau kalau mau dari buku juga boleh. Kalau udah dapat, langsung lakukan TO mandiri. Bayangkan diri kamu benar-benar lagi tes SBMPTN. Pasang penghitung waktu, dan berilah penertian ke keluarga kamu agar tidak mengganggu di jangka waktu tersebut.
Setelah itu, hitunglah nilai kamu dengan mencocokkannya dengan kunci jawaban yang udah di download tadi. Nah, dari sini kamu akan tau berapa besar peluang kamu untuk bisa lulus. Bandingin juga dengan passing grade jurusan dan kampus yang kamu inginkan. Setelah udah tau kekurangan dan kelebihan kamu dimana, mulailah membuat perpetaan rencana belajar. Tentukan mata uji apa yang harus dipelajari lebih keras. Bikin perioritas dan susunlah jadwal belajar kamu. Kamu juga bisa bikin sistem belajar, misalnya 4 minggu pertama kamu habiskan untuk belajar dan pendalaman semua materi, setelah itu baru fokus TO mandiri. Kamu bisa juga bikin sistem TO sekali seminggu atau mau tiap hari juga boleh, gimana kamu nyamannya aja.
Yang penting adalah kamu harus mastiin bahwa kamu selalu ada progres tiap harinya. Jangan pernah buang-buang waktu kamu dan berusahalah fokus saat belajar. Kalau bisa kamu mengurangi kebiasaan-kebiasaan yang banyak menghabiskan waktu untuk sementara. Beri pengertian kepada keluarga atau teman kamu bahwa kamu ingin fokus. Beranikanlah untuk sementara menolak ajakan jalan-jalan atau sekedar main yang nantinya akan menghabiskan waktu kamu.
3.      Haruskah Bimbel ?
Biasanya beberapa bulan sebelum SBMPTN, tempat-tempat bimbel bakalan punya antrian panjang untuk calon pendaftar. Walaupun harga untuk paket kelas intensif SBMPTN di tiap lembaga bimbel cukup fantastis dan menguras kantong, hal itu nggak mengurangi antusias para siswa kelas 3 SMA maupun yang udah lulus tahun sebelumnya untuk mendaftar.
Itu sah-sah aja sih. Gimanapun itu juga bagian dari usaha. Apalagi kadang kayak ada stereotype bahwa kalau bimbel di tempat tertentu bakalan bisa lulus SBMPTN dengan mudah. Sebenarnya ga ada yang salah sih, cuman benar nggak kalau kita mau lulus SBMPTN harus ikut bimbel ? jawabannya NO!! sebenarnya ikut bimbel sah-sah aja, tapi semuanya tergantung usaha kamu. Itu juga tergantung tipekal belajar kamu. Kalau kamu adalah orang yang bisa belajar sendiri atau learning by doing, kamu nggak perlu ikut bimbel. Buku-buku SBMPTN,  internet, dan video serta sumber-sumber lainnya udah sangat cukup kok. Tapi kalau kamu tipekal orang yang suka belajar dengan cara dijelasin oleh guru, kamu boleh memilih untuk ikut bimbel. Tapi bagi kamu yang mungkin terkendala masalah ekonomi dan sebagainya untuk ikut bimbel, jangan khawatir. Sekarang udah banyak kok tempat bimbel online gitu. Kamu cuma modal beli voucher dan siapin paket internet. Cara ini juga manjur kok, walaupun hanya lewat video, penyampainnya materinya juga asyik bangetttt. Aku dulu ikut bimbel online di Zenius Education. Hasilnya luar biasaaaa!!! I can’t thank enough kakak-kakak zeniuus. I love you!! Kalau kamu berminat juga, kamu bisa liat infonya di link ini :
4.      Jadi Persiapannya Cuma Belajar Aja Ya??
Untuk lulus SBMPTN, kamu memang harus belajar giat. Tapi kamu tetap harus sadar dan sigap mengenai info, aturan, serta jadwal terkait SBMPTN. Kan ga lucu kan ya, kalau kamu udah belajar siang malam, melewati hujan badai, hujat abai, pahit, getir, trus kamu gak sadar kalau pendaftaran SBMPTN udah tutup atau pelaksanaan SBMPTN nya udah lewat. Jadi, kamu juga harus survive akan hal itu, aku saranin kamu juga bikin plan mapping atau note kecil juga boleh, misalnya kayak gini :

·         3-15 Maret = Pendaftaran
·         13 Mei = Pelaksanaan SBMPTN (note : satu hari sebelumnya harus survei lokasi

Kamu bisa nulis di kertas trus tempel di tempat yang bakalan sering kamu lihat. Ini juga akan selalu memotivasi kamu untuk terus semangat belajar karena kamu akan selalu ingat bahwa deadline udah semakin dekat.
Biasanya sebelum SBMPTN juga bakalan banyak grup-grup whatsapp atau line bagi calon peserta SBMPTN gitu, kamu boleh gabung beberapa grup agar kamu selalu update info sama sharing ilmu juga. Tapi jangan malah tergiur chattingan mulu yaaa, ingat deadline!!!!!
Selain itu, kamu juga harus siapkan kondisi tubuh kamu. Kayak yang udah aku bilang di awal tadi, kamu harus menjaga kondisi tubuh kamu. Jangan malah karena belajar kamu lupa makan. Niat kamu mau kuliah apa ? mau sukses kan? Habis sukses mau apa? Pasti masih banyak hal lain yang ingin kamu capai, jangan sampai kamu belum apa-apa udah sakit-sakitan. Kalau udah kayak gitu, semua usaha kamu bakalan sia-sia.
5.      Perbaiki Agamamu, Perbaiki Akhlakmu
Apa hubungannya coba ? apa korelasi nya ? nah jadi gini, walau bagaimanapun kehidupan dunia hanyalah sementara belaka dan akhiratlah tempat yang kekal. Walupun begitu, setiap orang pasti ingin punya kehidupan yang lebih baik dan salah satunya caranya harus ngelewati SBMPTN dulu. Apa sihh,?? maksain banget aku ngehubunginnya ya wkwk..
Jadi setelah kamu ngelakuin 4 hal di atas, serahkanlah hasilnya sama Tuhan. kalau bisa lakukan juga shalat sunnah seperti shalat tahajjud atau shalat dhuha karena itu akan mendekatkan kita kepada tuhan.Perbaikilah caramu berdo’a. Kalau kamu seorang muslim, perbaikilah shalatmu. Karena ada sebuah ungakapan yang bagus (maaf aku lupa sumbernya): “seperti apa kamu memperbaiki shalatmu, seperti itulah kamu akan memperbaiki hidupmu. Maaf, bukannya aku mau sok religius atau gimana. Hanya saja, jangan sampai karena antusias kita ingin lulus SBMPTN, kita malah menghalal kan segalanya apalagi kita malah melalaikan kewajiban sebagai umat yang beragama. Kalau adzan udah berkumandang atau waktu sholat udah tiba, ga peduli kamu lagi seriusnya belajar, tutuplah bukumu sejenak. Karena ada hadis yang intinya bahwa shalat juga bentuk dari istirahat. Nah jadikan momen shalat adalah waktu untuk me-refresh lagi fikiranmu. Jadikan juga itu momen untuk berdoa dan curhat sama Allah. Minta Dia melapangkan hatimu, mencukupkan waktumu, serta meneguhkanmu dalam usahamu. Perhatikan  juga bacaan Alqur’an mu. Jangan sampai karena terlalu sering mengotak atik buku-buku soal SBMPTN, kamu malah gak ada baca Alqur’an lagi. Karena sebaik-baiknya usaha adalah usaha yang diridhoi oleh Allah SWT. Apa yang tidak akan diberikan Allah kepada kita jika ia sudah cinta dan Ridho kepada kita ? Bagi yang selain muslim, mungkin bisa melakukan ibadah-ibadah sesuai agamanya.
Selain mengenai hubungan kita dengan tuhan, perhatikan juga bagaimana hubungan kita dengan orang-orang yaang ada di sekeliling kita. Berusahalah menjadi orang yang lebih baik agar orang lain ridho dan mau mendo’akanmu. Karena kita tidak pernah tahu do’a dari mulut siapa  yang akan dikabulkan. Mintalah restu orang tua, saudara, dan sahabat-sahabatmu. Mintalah mereka juga menyelipkan doa untukmu.


Nah itu dia 5 tips lulus SBMPTN yang bisa aku ­share disini. Maaf untuk segala salah kata, aku berharap teman-teman semuanya selalu semangat dan bisa lulus di kampus impian. Kalau masih ada keraguan atau ada yang ingin ditanyakan, silakan hubungi aku di kontak yang ada di profil. Aku dengan senang hati akan menjawabJ selamat berjuang, jangan lupa bersyukur J

Comments

Popular posts from this blog

Training Muslimah Creativity, Forstudi FP Hold an Entrepreneur Workshop

Sajak Mahasiswa baru

Being One of the Best Colleges in Indonesia, Water Installation in the Unand Lecture Building Has Not Been Adequate.